5 HAL YANG BIKIN KAYU PINUS GAK KALAH DENGAN KAYU LAIN

Banyak jenis kayu yang dipakai untuk furnitur. Salah satu jenis kayu yang cukup banyak digunakan adalah kayu pinus. Kayu pinus juga dikenal dengan nama kayu jati Belanda. Kayu ini sering dijadikan bahan dasar membuat perabotan bergaya minimalis. Konon katanya juga, kayu pinus menjadi bahan daur ulang yang sangat difavoritkan banyak orang.

Kayu pinus memiliki beragam kelebihan yang nggak kalah ciamiknya dengan kayu jenis lain. Di samping itu, kayu ini juga dibanderol mulai dari satuan juta per diameter tertentu. Nah, sebelum kamu memutuskan untuk membeli dan menggunakannya, ada baiknya bila kamu mengenalnya lebih dalam. Apa yang harus kamu ketahui lebih dalam soal kayu pinus?

Jenis Kayu Pinus

Kayu Pinus Merkusiishutterstock.com

Kayu pinus yang paling sering dijadikan bahan dasar membuat furnitur adalah kayu pinus Merkusii dan Radiata. Merkusii memiliki tinggi pohon 25-45 cm dan berdiameter 1 meter. Pengeringan kayu ini memakan waktu 12-15 hari untuk mencapai MC level 12%. Karakteristik seratnya lurus dan sama rata. Kamu bisa menemukan kayu Merkusii di Indonesia, tepatnya di Gunung Kerinci dan Gunung Talang, Pulau Sumatera.

Kayu Pinus Radiatashutterstock.com

Radiata memiliki diameter kayu 20-80 cm dengan tinggi pohon 15-30 meter. Lama pengeringannya memakan waktu yang sama dengan kayu Merkusi. Batang dan seratnya lurus tetapi banyak mata kayu. Hal ini dikarenakan Radiata punya banyak cabang kecil di batangnya. Kayu yang memiliki siklus pertumbuhan yang cepat ini mudah diolah karena teksturnya yang lunak bagi pemotong kayu. Radiata bisa ditemukan di Chili, New Zealand, Australia, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan.

Warna yang Terang

Warna Kayu Pinus yang Terangwoodshopdirect.co.uk

Saat kamu melihat kayu pinus pertama kalinya, kamu akan jatuh cinta dengan warnanya yang terang. Warna terang kayu pinus didominasi dengan warna putih krem. Ada juga yang berwarna kuning kecoklatan. Ciri inilah yang membuat kayu pinus bisa kamu timpa dengan warna cat lain. Warna yang terang yang netral ini juga membuat furnitur berbahan kayu pinus cocok ditaruh di ruangan bergaya apapun.

Mudah diproses dan dibentuk

Kayu Pinus Mudah Dibentukgoogle.com

Kayu pinus memiliki serat yang halus dan berbobot ringan. Kedua hal inilah yang membuatnya mudah untuk diproses. Teksturnya yang tidak sepadat kayu biasanya juga membuatnya mudah dibentuk. Dengan begitu, para pengrajin kayu tidak akan memakan waktu yang banyak untuk mengolah kayu pinus. Mereka pun juga bisa dengan lebih cepat melakukan proses finishing kayu pinus.

Ketahanan yang Memukau

Kayu Pinus Memiliki Ketahanan yang Memukautrishultimber.com

Meskipun ringan, kayu pinus termasuk kayu yang kuat dan tahan lama. Dua hal ini didukung dengan teksturnya yang kaku. Kayu yang cukup kokoh ini juga antishockAntishock berarti resistan atau tahan terhadap benturan dan bisa menimalisir kerusakan yang terjadi akibat kontak keras. Maka dari itu, kayu pinus sangat cocok dijadikan sebagai bahan furnitur.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, harga kayu pinus termasuk cukup terjangkau dibanding harga kayu gaharu atau jati. Mengapa seperti itu? Harga terjangkau ini dikarenakan pertumbuhan kayu pinus yang cukup cepat. Kamu bisa menemukan kayu pinus gelondongan mulai dari harga Rp1 – 1,5 juta per meter kubik dengan diameter mulai dari diameter 30 cm. Tinggi rendahnya harga juga dipengaruhi oleh wilayah di mana kayu pinus ditanam.

Meski kayu pinus kuat, tahan lama, kokoh, dan ringan, kayu ini juga punya kelemahan. Kayu pinus mudah berjamur. Maka dari itu, setelah kayu pinus ditebang harus langsung dikeringkan. Jika kayu ini sudah dijadikan furnitur, jangan taruh di ruangan yang lembap agar tidak berjamur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *